Jambi, AP – Gubernur Jambi Zumi Zola minta semua jamaah calon haji asal daerah itu untuk mendoakan kesejahteraan masyarakat Jambi dan para pemimpin baik gubernur dan bupati/wali kota agar dapat menjalankan amanah.
“Mohon doakan juga untuk seluruh masyarakat Jambi dan para pemimpin Jambi agar dalam menjalankan amanah ini diberikan kemudahan dalam membangun serta masyarakatnya sejahtera,” katanya, Minggu (20/08).
Gubernur Zola juga mengimbau jamaah calon haji untuk fokus menjalankan ibadah agar menjadi haji mabrur. Sebab ibadah haji berbeda dengan menjalankan ibadah lainya, tidak semua mendapat kesempatan untuk dapat menjalankan ibadah tersebut.
“Ada yang punya dana tetapi kesehatannya tidak mengizinkan, ada yang siap secara kesehatan tapi terkendala dengan biaya, ada yang punya dana mampu tapi hal lainya yang menghalanginya. Jadi jamaah harus memanfaatkan kesempatan tersebut,” ujarnya.
Zola juga berpesan kepada jamaah calon haji yang berangkat melaksanakan ibadah haji menjaga kesiapan fisik dan kesehatan yang prima, salah satunya dengan cara menjaga pola makan.
“Makan dan istirahatlah yang cukup, banyak minum air putih, makan sayur, buah-buahan, hindari makanan yang pedas, asam, makanan yang mengandung lemak yang bisa menganggu pencernaan. Pakailah masker dalam kondisi berdebu, alas kaki yang nyaman, serta hindari mendekati onta, jangan berfoto dengan onta sebab onta ada virus penyakit,” katanya menjelaskan.
Menurutnya lagi, kesehatan merupakan modal utama dalam beribadah, terlebih terhadap perubahan cuaca di Tanah Suci, dan harus memperhatikan kedisiplinan dan aturan yang ada sesuai petunjuk.
Kepada pendamping dan petugas kesehatan jamaah calon haji, Gubernur Zola berpesan untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan memperhatikan semua jamaah Jambi.
“Taati semua aturan, hormati dan ikuti pimpinan, jaga kesehatan, pelihara kekompakan, pupuk rasa saling asah, saling asih dan saling asuh,” ujarnya.
Di samping itu, Gubernur Zola mengatakan Pemerintah provinsi dan Kanwil Agama Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan kouta haji, agar masyarakat jangan terlalu lama antri menunggu keberangkatannya.
“Alhalmdulillah tahun ini sudah ditambah kuotanya lebih dari 800 orang. Tiap tahunnya kita harapkan bisa bertambah pemberangkatannya. Dan kita berharap semua pengurusan pemberangkatan haji dapat dipermudah, cukup di Jambi ini saja,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Jambi, H M Thahir mengatakan jumlah jamaah haji tahun ini yang diberangkatkan dari Embarkasi Haji Antara Jambi sebanyak 2.923 orang ditambah petugas.
Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan sebanyak 6.000 paket sambal lingkung bagi para jamaah calon haji asal daerah itu sebagai bekal makanan tambahan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
“Setiap tahun ada partisipasi dari Pemprov Jambi dengan memberikan bekal untuk dibawa ke Arab Saudi, sambal lingkung yang terbuat dari ikan patin itu bisa untuk makanan tambahan dijadikan lauk pauk,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi Temawisman.
Sambal lingkung atau semacam abon yang terbuat dari bahan dasar ikan patin itu sudah dikemas khusus bagi jamaah calon haji dengan masa ketahanannya mencapai tiga bulan.
Dalam menyediakan sambal lingkung tersebut, pihaknya menggandeng sejumlah pelaku UKM yang bergerak dibidang pengolahan ikan dengan membeli produk hasil olahan yang kemudian diberikan untuk bekal jamaah calon haji asal Jambi.
“Hal tersebut juga sebagai kontribusi terhadap UKM yang bergerak pada pengembangan ikan patin yang menjadi produk perikanan unggulan Jambi,” kata Temawsiman.
Sambal lingkung Jambi yang berbahan dasar dari ikan patin itu menurut dia, memiliki rasa khas tersendiri, berbeda dengan sambal lingkung di daerah lain yang kebanyakan terbuat dari ikan tenggiri.
“Selain untuk jamaah calon haji, sambal lingkung itu juga diperuntukkan bagi petugas haji asal Jambi yang turut mendampingi selama di tanah suci,” katanya menambahkan.
Total jamaah haji yang berangkat ke tanah suci tahun ini sebanyak 2.958 orang ditambah Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) sebanyak 19 orang dan petugas kloter 35 orang yang semuanya tergabung menjadi tujuh kloter. ant